Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Pakai Sensor Arus ACS712 Arduino

Bismillahirrahmanirrahiim. Dalam suatu perangkat tak lepas dari sumber daya. Untuk dapat mengetahui arus pada satu jalur, maka kita butuh sensor arus, salah satunya adalah ACS712. Oleh karena itu, pada artikel ini saya akan membahas cara pakai sensor arus ACS712 menggunakan Arduino.

Sensor ACS712 adalah sebuah sensor yang dapat mengukur Arus AC dan juga DC. Ada tiga jenis dari sensor ini yaitu:

  • ACS712ELCTR-05B-T (Maksimum arus 5A)
  • ACS712ELCTR-20A-T (Maksimum arus 20A)
  • ACS712ELCTR-30A-T (Maksimum arus 30A

Cara Kerja ACS712

Sensor ini bekerja berdasarkan prinsip Hall Effeft, yaitu menghasilkan tegangan listrik dari arus. Jadi, didalam IC ini saat arus masuk,  akan muncul Induksi atau medan magnet. Disaat yang bersamaan medan magnet ini di baca oleh bagian tertentu yang akhirnya medan magnet ini dikonversikan menjadi tegangan listrik.

Oleh karena itu, tegangan listrik yang dikeluarkan pada pin Out dari IC sensor ini adalah tegangan analog yang sifatnya linear terhadap banyaknya arus yang masuk.

Tegangan yang dikeluarkan ini akan kita baca menggunakan ADC miliknya Arduino, lalu melalui kode program, nilai ADC ini akan di konversikan kembali menjadi nilai Arus. Sehingga, kita dapat mengetahui berapa arus yang masuk kedalam ACS712.


Berapa Tegangan Output Dari Sensor Ini?

Tegangan output dari sensor ACS712 ini berbeda tergantung dari jenisnya.

  • Jika kita pakai tipe 5A, Vout nya adalah 185mV/A
  • Jika kita pakai tipe 20A, Vout nya adalah 100mV/A
  • Jika kita pakai tipe 30A, Vout nya adalah 66mV/A

Oleh karena sifatnya sensor ini dapat membaca arus AC, maka tegangan output saat tidak ada arus mengalir tidak akan pernah 0V, melainkan 2.5V jika sumber daya yang kita gunakan adalah 5V.

https://miliohm.com/acs712-current-sensor-arduino/

Posting Komentar untuk "Cara Pakai Sensor Arus ACS712 Arduino "